Aug 092018
 

Medan Bisnis – Doloksanggul. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) akan turun atau berkunjung ke Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama enam kementerian untuk me-launching homestay menjadi pilot project sector pariwisata di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Kadis Kominfo Humbahas Hotman Hutasoit mengatakan, rencana itu diketaui dari hasil persiapan rapat final launching pilot project sektor pariwisata di Kabupaten Humbahas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas dengan Kemenko pada 1 Agustus 2018 lalu di kantor Kemenko.

Undangan rapat itu, perihal rapat koordinasi (rakor) pilot project homestay dan tour guide sesuai dengan surat undangan Kementerian Koordinator Bidang Prekonomian RI No 97/D.IV.M.EKON/2018.Tujuan Rakor, kata Hotman, untuk melakukan penajaman dan finalisasi matrik action plan pilot project dengan pemerintah daerah sekaligus pembahasan penyiapan launching pilot. Untuk itu, setiap yang dilibatkan dalam rakor tersebut supaya mempersiapkan paparan dukungan program atau kegiatan terkait pilot project di Kabupaten Humbahas untuk tahun 2018 dan rencana TA 2019.Hotman mengatakan bahwa kegiatan itu akan berlangsung selama dua hari Kamis hingga Jumat (9-10/8) bertempat di kantor Bupati Humbahas. Pimpinan rapat Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing UKM Lin Che Wei, Tim Asistensi Menko Perekonomian.

Menurutnya, berdasarkan undangan enam kementerian akan hadir dalam rapat tersebut. Selain Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Bupati dan OPD Pemerintah daerah Humbahas.

Kadis Pariwisata Humbahas melalui Ellyta E Tambunan Staf Dinas Pariwisata Humbahas kepada wartawan melalui pesan singkat, Rabu (8/8), mengatakan, ketersedian homestay merupakan sarana pendukung kegiatan-kegiatan pariwisata. Merupakan program percepatan pembangunan pariwisata. Diharapkan dapat menstimulus tingkat kunjungan ke Danau Toba khususnya se-kawasan Danau Toba.Dengan adanya homestay akan meningkatkan pendapatan masyarakat Kecamatan Baktiraja di sektor pariwisata. Pemerintah melalui Dinas Pariwisata akan menentukan kapasitas pengelolaan dan kriteria pelayanan dan fasilitas homestay. Kita akan tetap bekerjasama dengan pihak lain, baik dari konsep dan juga sosialisasi dan pembinaan yang akan dilakukan kepada masyarakat,katanya.

Jembolan Nasional Chiayi Of University Republik Of China Taiwan ini mengatakan masyarakat menyambut positif program homestay, mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Disebutkan masih perlu beberapa upaya yang berkelanjutan baik dari segi pengembangan keragaman potensi wisata, pembiyaan dan juga peningkatan SDM.Sehingga hasil yang diharapkan dari pembentukan dan penetapan desa wisata itu berkembang sesuai dengan kemajuan tanpa menghilangkan budaya dan sosial yang berlaku. Menyambut baik program pemerintah yang melibatkan masyarakat menyediakan fasilitas penginapan murah dan terjangkau, ujarnya. (Karmawan Silaban)