Apr 192017
 
Bulan Mei 2017 ini,kopi asal Kabupaten Humbang Hasundutan akan dipamerkan atau dipromosikan di kancah dunia yaitu di Brusel Belgia.Nantinya,yang mempromosikan Kedubes RI di Brusel Belgia.Saat ini Wahida selaku atase bidang pertanian Kedutaan Besar RI di Belgia bersama rombongan dari rumah Kopi Ranin sudah berada di Kabupaten Humbang Hasundutan sejak,Senin (10/4).
Kabag Protokol Drs Jonny Gultom,Selasa (11/4) kepada wartawan mengatakan Wahida dan rombongan telah tiba di Humbang Hasundutan sejak Senin 10 April 2017 dan langsung diterima Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor SE.Kunjungannya di Humbang Hasundutan selama 3 hari untuk melihat langsung para petani kopi yang tersebar di beberapa kecamatan di Humbang Hasundutan.Kehadiran dari Belgia itu disambut baik Bupati Humbang Hasundutan.Dalam pertemuan itu,Wahida memaparkan,Bulan Mei ini di Brusel Belgia akan diadakan pameran kopi dari berbagai penjuru. Bahkan mengharapkan kopi asal Humbang Hasundutan ikut ambil bagian dalam promosi tersebut.

Tawaran Kedubes RI di Brusel Belgia itu langsung diamini Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor dan menyambut baik atas niat Kedutaan Besar Indonesia di Brusel Belgia.“Apapun caranya,bagaimana aturannya,dalam hal memasarkan hasil pertanian dari Humbang Hasundutan kami akan tempuh demi kemajuan pertanian di Humbang tercinta ini.Kami yakin kalau bukan sekarang,kapan lagi,kami berterima kasih atas antusias Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Brusel Belgia. Atas peran sertanya yang akan mengikut sertakan kami dalam agenda tersebut,kami siap apa yang dapat kami perbuat” ujar Dosmar Banjarnahor.
Tejo Pramono yang ikut rombongan Kedubes RI mencoba menawarkan enam gelas kopi yang diracik dengan cara yang sama.Dan meyuguhkan kepada Bupati Humbang Hasundutan untuk dapat memberi ciri khas aroma dan cita rasa kopi.Ada tiga kemasan kopi yang berbeda daerahnya yang sengaja di racik,dimulai dari aroma  bubuk kopi sampai dengan suguhan kopi.Namun Bupati Humbang Hasundutan  Dosmar Banjarnahor sebagai pecinta dan pengkonsumsi kopi,dari rasa ketiga kopi yang di suguhkan langsung menyatakan bahwa aroma kopi Humbang Hasundutan punya khas tersendiri.Ini  sudah di rasakan penikmat kopi di luar daerah Humbang Hasundutan.
Selanjutnya,Tejo Pramono sangan terkesan atas apa yang disampaikan Bupati Humbang Hasundutan.Sehingga Tejo menyarankan sebagai daerah yang baru berkembang yang punya potensi unggulan kopi,pariwisata,dan pertanian.Dapat bersinergi,untuk mempertahankan aroma dan citarasa kopi yang dimaksud telah melakukan kajian bidang pelatihan agar hal tersebut dapat dimiliki Humbang Hasundutan melalui para generasi muda  yang siap bersaing demi kemajuan kearah yang lebih baik.Kabag Protokol menambahkan  bahwa tim didampingi Bupati Humbahas telah mengunjungi petani kopi di Lintongnihuta dan Paranginan untuk mendapatkan masukan tentang racikan kopi Humbang Hasundutan.(REL/rhs/Diskominfo)