Apr 132017
 

Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Saul Situmorang, SE. M.Si menyampaikan Sambutan dalam Pembukaan Lelang Terbuka Kendaraan Operasional dan Alat Berat milik Pemerintah (12/4).

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melaksanakan lelang terbuka Kendaraan Dinas dan Alat Berat milik pemerintah di pelataran Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Aset Daerah (BPKPAD) (12/4). Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padang Sidempuan.

Bupati Humbang Hasundutan,Dosmar Banjarnahor,SE dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan,Saul Situmorang,SE,M.Si mengatakan, Pelelangan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Bupati Humbang Hasundutan Nomor 1086/BPKPAD-ASET/III/2017 tentang Permohonan Lelang Kendaraan Dinas Operasional dan Alat Berat Milik Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan kepada Kepala Kantor Pelayaan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padang Sidempuan.

Saul Situmorang menambahkan, Adapun jenis barang yang dilelang adalah kendaraan roda empat, kendaraan roda dua dan Scrap (besi tua), dengan nilai total limit 1.077.425.000,-. “Dari hasil lelang ini nantinya, berarti Pemerintah Kabupaten memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) minimal Rp. 1.077.425.000,-, dan kita harapkan akan bertambah, karena adanya penawaran dari peserta lelang.” Tambahnya.

Sementara itu, juru lelang dari KPKNL Padang Sidempuan, Andi Singarimbun dalam sambutannya mengatakan bahwa pengadaan lelang ini merupakan wujud dari pemerintahan yang bersih. Andi juga mengapresiasi atas usaha Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga lelang ini bisa kita laksanakan.

Sementara itu, Kepala BPKPAD, Jhon Harry Marbun melalui Kabid Aset, Paul Simamora, SE, M.Si usai melaksanakan lelang terbuka yang dipandu juru lelang Andi Singarimbun menjelaskan bahwa hasil lelang saat ini mencapai Rp. 889.550.000,-. Hasil lelang yang kita harapkan tidak tercapai karena adanya aset yang kita lelang tidak terjual atau tidak ada peminatnya. (rel/ ST/ Kominfo)