Apr 122017
 

Acara “Semalam di Danau Toba” sukses datangkan sekitar 5.000 orang ke Gedung Mulia Raja, Cipinang Besar Selatan, Jakarta, selasa (11/4) malam. Ajang silaturahmi bagi para pecinta danau toba ini diramaikan oleh musisi-musisi batak dan juga dihadiri para pejabat Sumatera Utara.

Dari target awal sebanyak 2.000 pengunjung, 5.000 orang yang rindu Toba justru hadir meski harus melewati hujan deras dan lalu lintas yang sedang padat-padatnya.

Ketua Panitia Kiki Sidabutar tidak menyangka besarnya antusiasme masyarakat,”Target awal 2 ribu jadi 5 ribu lebih, gedung terlalu padat, bahkan di luar juga ramai. Padahal hujan deras bahkan ada banjir katanya. Mungkin ini berkat banyaknya dan besarnya deretan penampil yang hadir di panggung malam ini.” Ujarnya disela-sela mengatur penonton yang kerap maju ke depan untuk bernyanyi dan menari.

Acara ini dimeriahkan oleh musisi batak ternama seperti Rita Butar-Butar, Viktor Hutabarat, Edo Kondologit, RNB Trio, Style Voice, Triniti Choir, Gondang Uning-uningan, Shinta br Simamora, dan lainnya. Para penonton pun larut dan turut bernyanyi dalam puluhan lagu batak yang nonstop berkumandang dari pukul 7 malam hingga lewat 11 malam.

Turut hadir pula pejabat Sumatera Utara yang tidak lain juga sebagai penggagas acara ini sejak seminggu lalu. Keempat bupati kabupaten di Sumut yakni Bupati Tapanuli Utara Nixon Nababan, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor,SE, Bupati Tobasa Darwin Siagian, juga pejabat lainnya seperti Sabam Sirait, Maruarar Sirait, Trimedya Panjaitan, Sukur Nababan, Nurdin Tampubolon, Junimart Girsang, Arton Sihombing, Sahat Silaban, Japorman Saragih, dan lainnya.

Keempat Bupati Sumatera Utara pun puas atas keberhasilan acara ini, Bupati Tapanuli Utara Nixon Nababan menyatakan,”Saya senang dan bangga pada orang batak, di acara seperti ini kami bisa berkumpul hingga sebanyak ini. Tidak seperti yang orang bilang kalau Batak itu cuek, malam ini terbukti kami bersatu dan kompak. Ini baru yang di Jakarta bagaimana dengan daerah lain. Saya yakin, bila nanti NKRI butuh pembelanya, orang Batak siap pasang badan.”

Bupati Tobasa Darwin Siagian juga menyatakan salut pada acara ini,”antusiasme ini harus dipertahankan. Akan lebih baik terus diadakan secara rutin. Melihat padatnya gedung, sebaiknya diadakan di tempat lebih besar.”

Sementara Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor dalam sambutannya sempat mengajak masyarakat Batak untuk pulang kampung ke Toba.

“Terlalu indah kampung halaman kami ini, ayo ke Toba. Sepanjang tahun ini, Humbas adakan berbagai festival untuk ajak masyarakat Batak pupang kampung. 20 Mei ada Humbang Kopi Lintong, Festival Gondang Sabarunan, dan Festival Danau Toba di akhir tahun.” Ujar Humbang.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon juga menyatakan keoptimisannya meningkatkan jumlah wisatawan ke Danau Toba melalui acara ini.

“Acara ini luar biasa. Saya yakin banyak warga Jakarta yang rindu Toba. Saya optimis target sejuta wisatawan ke Toba dapat tercapai. Tahun ini sudah 190ribu wisatawan, tahun depan 300 ribu. Nanti juga akan ditambah dua kapal feri lagi dan satu kapal pesiar. Ayo pulang kampung!” Ungkap Rapidin Simbolon.(Airmagz.com)