Apr 212016
 
DSC_8216[1]

Bupati, Kapolres Humbang Hasundutan dan lainnya Foto Bersama Tes Urine

Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) yang terindikasi narkoba akan segera dicopot dari jabatannya. Demikian ditegaskan Bupati Dosmar Banjarnahor SE, kepada andalas di sela pelaksanaan tes urine di RSUD Dolok Sanggul, Selasa (19/4).

Dikatakan, siapa pun pejabat ASN yang positif narkoba pihaknya tidak akan memberikan toleransi. Demikian juga, masalah pidana atas narkoba itu, yang bersangkutan akan menanggung sendiri.

“Apa pun alasannya, kita tidak akan memberi ruang kepada pengguna narkoba di lingkungan Pemkab Humbahas. Kita akan mencopot jabatannya jika pejabat itu positif,”tegasnya.

Menurut Dosmar, pemakai narkoba adalah pekerjaan terhina. Jika sudah ketergantungan narkoba, otomatis kehidupannya akan menjadi budak dari barang haram itu. “Kalau bisa, sedini mungkin hindarilah narkoba. Jangan biarkan narkoba menggerogoti kehidupan kita. Sebab akan jauh lebih hebat hidup kita, ketika tidak ada narkoba,” tukasnya.

Dosmar menegaskan, untuk membersihkan narkoba dari Humbahas, pihaknya akan melakukan tes urine secara bertahap. Tes urine itu sendiri terlebih dahulu di lingkungan Pemkab Humbahas, instansi vertikal (Polres), DPRD dan elemen masyarakat Humbahas.

Dikatakan, untuk melawan narkoba, langkah awal dilakukan adalah pembersihan secara internal. “Meski dilakukan secara bertahap, saat ini, ada 160 orang ASN pejabat eselon II dan eselon III Pemkab Humbahas melakukan tes urine.”Tes urine melibatkan tim dokter di RSUD Dolok Sanggul dan Polres Humbahas,”sebutnya.

Terpisah, Ketua KNPI Humbahas Marusaha Lumban Toruan ST, mengapresiasi langkah Pemkab Humbahas yang melakukan pembersihan narkoba secara internal. Sebab, dengan pelaksanaan tes urine, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pejabat bebas narkoba.

Marusaha berharap, tes urine hendaknya dilakukan kepada ASN lainnya yang bekerja di lingkungan Pemkab Humbahas. Bila perlu dilakukan secara berkelanjutan dan meningkat hingga tes darah dan rambut.

Tes urine itu diharapkan menyeluruh. Jika memungkinkan dilakukan kepada lembaga mitra pemerintah dan unsur masyarakat lainnya.”Sebab, gebrakan melawan narkoba tidak cukup hanya pemerintah namun harus melibatkan unsur masyarakat,”katanya.(AND dan Kominfo Humbahas)