Oct 122015
 
Pemusnahan Bahan Makanan dan Kosmetik

Musnahkan: (Dari kanan-kiri) Asisten Pemerintahan, Toni Sihombing, Wakapolres Humbahas Kompol Marudut Hutabarat, Danramil Doloksanggul Kapten Inf Holden Gultom, Kadis Kesehatan Humbahas dr Budiman Simanjuntak dan Ketua YLKI, Erikson Simbolon, bersama-sama memusnahkan bahan pangan berbahaya dan kosmetik tidak layak pakai di halaman Kantor Dinas Kesehatan Komplek Tano Tubu, Doloksanggul, Jumat (9/10).

Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) membakar sejumlah bahan pangan berbahaya dan kosmetik tidak layak pakai, di halaman Kantor Dinas Kesehatan Humbahas, Komplek Tano Tubu, Doloksanggul, Jumat (9/10).

Pembakaran bahan-bahan yang dianggap berbahaya tersebut dilaksanakan Asisten Pemerintahan, Toni Sihombing mewakili Plh Bupati Humbahas. Bahan-bahan berbahaya itu hasil temuan Pemkab ke sejumlah pasar tradisional di Humbahas pada 14–28 September 2015 lalu.

Penanggungjawab kegiatan,  Kadis Kesehatan Humbahas, Budiman Simanjuntak di sela-sela kegiatan mengatakan, pemusnahan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan memperoleh bahan makanan yang aman serta tidak berbahaya untuk kesehatan. “Jadi kita bertindak untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang atau bahan pangan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Bahan pangan dan kosmetik yang dimusnahkan tersebut dibagi dalam empat kelompok, yakni makanan dan minuman kadaluarsa berbagai merek sebanyak 111 jenis, kosmetik kadaluarsa serta kosmetik yang tidak terdaftar dalam BPOM 100 jenis, obat-obatan dan perbekalan kesehatan kadaluarsa 170 jenis, serta obat-obatan yang termasuk dalam daftar G (keras) yang dijual di toko obat/grosir/pasar tradisional 113 jenis.