Oct 072015
 
wtp

PIAGAM : Plh Bupati Humbahas Saul Situmorang (kanan) menerima piagam penghargaan tertinggi dari Menteri Keuangan M Chatib Basri atas prestasi WTP untuk keempat kalinya dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2014 di Jakarta, Jumat (2/10) lalu.

Pemkab Humbang  Hasundutan (Humbahas) kembali meraih penghargaan untuk tingkat nasional. Kali ini, daerah hasil pemekaran Kabupaten Tapanuli Utara yang masih berusia 12 tahun itu kembali memperoleh piagam penghargaan tertinggi dari Menteri Keuangan (Menkeu) atas prestasi meraih opini wajar tanpa pengecualian  (WTP) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Penghargaaan itu diberikan langsung Menkeu Bambang Brodjonegoro kepada Plh Bupati Humbahas Saul Situmorang di Gedung Dhanapala Depkeu, Jumat (2/10), usai rapat kerja nasional (Rakernas) akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah 2015 yang diikuti 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Saul Situmorang ketika dikonfirmasi SIB via selulernya, Minggu (4/10) mengatakan,  dari tujuh kabupaten/kota di Sumut (Asahan, Humbahas, Tapsel, Labura, Dairi, Sergai dan Binjai) yang menerima penghargaan yang sama, Pemkab Humbahas merupakan satu-satunya kabupaten yang berhasil memperoleh opini WTP empat kali berturut-turut dari BPK Perwakilan Sumatera Utara atas LKPD tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014.

Dengan rasa bangga, pria yang saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Humbahas itu menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Harapan dia, ke depan prestasi itu dapat dipertahankan di tahun-tahun berikutnya.

“Terimakasih kepada seluruh SKPD, DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, khususnya masyarakat Humbang Hasundutan atas dukungannya sehingga prestasi ini dapat kita peroleh. Mudah-mudahan dapat kita pertahankan dan ditingkatkan lagi dan kiranya menjadi motivasi buat seluruh aparatur Pemkab Humbahas untuk bekerja lebih giat lagi membangun daerah ini, demi kepentingan dan kesejahteraan kita bersama,” kata Saul.

Lebih lanjut ia menyampaikan, selain menerima piagam penghargaan, seperti tahun lalu, Pemkab Humbahas juga akan menerima tambahan dana insentif daerah dari pemerintah pusat melalui Kemenkeu yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

“Atas penghargaan itu, tahun 2014 lalu kita menerima dana insentif daerah sebesar Rp3 miliar. Kita berharap tahun ini bisa lebih besar lagi,” tandasnya.

Pada acara itu, kata dia, Menkeu mengatakan, piagam penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud ungkapan terimakasih pemerintah atas upaya yang telah dilakukan bupati/wali kota selama ini, untuk terus mewujudkan dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih transparan dan akuntabel.

“Selain dari Menteri Keuangan, Plt Gubernur Sumatera Utara yang turut hadir saat itu juga menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh kabupaten/kota yang berhasil memperoleh penghargaan itu. Beliau berharap prestasi itu dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Khusus untuk acara Rakornas itu, Saul menyampaikan, sejak 2015 penyajian keuangan daerah telah berubag menjadi berbasis akrual dari sebelumnya berbasis kas. “Kita sudah siap melaksanakan implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual itu,” tandasnya.

Turut mendampingi Plh Bupati Humbahas Saul Situmorang saat itu, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Bona Santo Sitinjak, Kabid Penatausahaan Keuangan Daerah DPPK Franz Siregar, Kabid Asset Paul Simamora dan Kabag Umum Pangarantoan Lumbantoruan.